Awal Kemarau
Alfan Majid
Hujan turun membagi kasihPada tanah yang kering
Dan jiwa yang menunggu gelisah
disapu rintik yang besar
Lengkungan tanah yang sepi
Riang terisi penuh oleh rintik yang basah
mengajakku bersabar atas musim
bila kemarau tertidur
Rintik itu pasti akan memelukmu
Namun mendung di atas menyahut pilu
Aku akan habis dan pergi
Lengkungan tanah yang gemetar
menatap rintik hujan dan kepergiannya
yang kelabu
Awal musim kemarau
Aroma hujan kembali hanya bau yang membekas
diantara debu-debu kering dan aku
Komentar
Posting Komentar